Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengintip Keindahan Bawah Laut Pink Beach

Kompas.com - 07/12/2012, 13:39 WIB
Robertus Belarminus

Penulis

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Selain wisata menakjubkan di Taman Nasional Komodo, peserta pemenang kuis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui situs www.indonesia.travel juga bisa menikmati wisata air dengan snorkeling di pantai yang terkenal dengan sebutan Pink Beach. Disebut demikian sebab pasir pada pantai tersebut memiliki warna merah muda yang sangat unik.

Pengalaman menikmati pesona eksotisme di pantai Pink Beach sendiri diungkapkan Aryadi (23), pemenang kuis asal Palembang, Sumatera Selatan. Ia mengaku takjub dan beruntung bisa menikmati pantai dengan pasir berwarna merah muda tersebut. Selain itu, Aryadi yang awalnya tak bisa berenang dalam sekejap menjadi mahir berenang dan menikmati snorkeling dengan pemandangan laut yang menawan.

"Awalnya, saya belum bisa berenang, tapi karena pengen melihat keindahan bawah laut itu akhirnya sampai bisa berenang. Pemandangan di sekitarnya juga indah, orang-orang yang ada di sana juga ramah," kata Aryadi, kepada Kompas.com, Kamis (6/12/2012).

Berkat tekadnya, akhirnya dia mengaku menikmati snorkeling dan melihat pemandangan bawah laut yang cantik. "Luar biasa, Indonesia patut berbangga hati dengan adanya salah satu pulau yang penuh dengan keindahan ini. Karena bisa menemui berbagai macam ikan dan terumbu karang yang sangat indah," ujar Aryadi.

Yahya (26),  pemenang kuis asal Padang, Sumatera Barat mengaku dari awal sudah jatuh hati dengan pantai Pink Beach dan berkesempatan menikmati snorkeling secara langsung. "Awal datang udah jatuh hati terhadap Pink Beach pada khususnya, karena begitu indah pemandangannya, karena alam yang asri dan pantai yang bersih. Satu hal yang paling saya senang hari ini adalah saya bisa menyaksikan terumbu karang langsung yang selama ini saya lihat di televisi. Dasyat!" ungkapnya dengan gembira.

Kasubdit Komunikasi Media Elektronik dan Digital Direktorat Jendral Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ratna Suranti menuturkan terumbu karang yang ada di pantai tersebut masih sangat alami. Selain itu, pemandangan sekitar juga menyajikan suasana nan elok yang menjadi daya tarik yang sangat menawan.

"Tidak banyak pantai yang seperti di Pink beach, di sana terumbu karang sangat sehat. Saya sering ke sana dan berbicara dengan wisatawan, mereka menyatakan tidak pernah melihat tempat sebagus ini. Karang di sana itu sehat dan tidak terganggu. Harus diakui bahwa terumbu karangnya sangat indah," ujar Ratna menjelaskan.

Pemandangan menakjubkan bawah air jelas dapat terlihat disana. Selain itu, pada bagian belakang pantai juga terdapat bukit yang bisa dinikmati dengan suasana sabananya. Pemandangan alam, keunikan pantai, dan keindahan terumbu karang menyajikan daya tarik pariwisata yang tinggi bagi wisatawan yang ingin mencoba suasana elok Pantai Pink Beach, di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

7 Tips Berkemah di Pantai agar Tidak Kepanasan, Jangan Pakai Tenda di Gunung

7 Tips Berkemah di Pantai agar Tidak Kepanasan, Jangan Pakai Tenda di Gunung

Travel Tips
Berlibur ke Bangkok, Pilih Musim Terbaik untuk Perjalanan Anda

Berlibur ke Bangkok, Pilih Musim Terbaik untuk Perjalanan Anda

Travel Tips
Cuaca Panas Ekstrem, Thailand Siapkan Wisata Pagi dan Malam

Cuaca Panas Ekstrem, Thailand Siapkan Wisata Pagi dan Malam

Travel Update
Pantai Kembar Terpadu di Kebumen, Tempat Wisata Edukasi Konservasi Penyu Tanpa Biaya Masuk

Pantai Kembar Terpadu di Kebumen, Tempat Wisata Edukasi Konservasi Penyu Tanpa Biaya Masuk

Travel Update
Siaga Suhu Panas, Petugas Patroli di Pantai Bangka Belitung

Siaga Suhu Panas, Petugas Patroli di Pantai Bangka Belitung

Travel Update
Cara ke Museum Batik Indonesia Naik Transjakarta dan LRT

Cara ke Museum Batik Indonesia Naik Transjakarta dan LRT

Travel Tips
Layanan Shower and Locker Dekat Malioboro, Personelnya Bakal Ditambah Saat 'Long Weekend'

Layanan Shower and Locker Dekat Malioboro, Personelnya Bakal Ditambah Saat "Long Weekend"

Travel Update
Museum Batik Indonesia: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk 2024

Museum Batik Indonesia: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk 2024

Hotel Story
3 Destinasi Wisata Unggulan Arab Saudi, Kunjungi Museum Bersejarah

3 Destinasi Wisata Unggulan Arab Saudi, Kunjungi Museum Bersejarah

Travel Tips
Mengenal Subak Jatiluwih yang Akan Dikunjungi Delegasi World Water Forum 

Mengenal Subak Jatiluwih yang Akan Dikunjungi Delegasi World Water Forum 

Jalan Jalan
Area Baduy Dalam Buka Lagi untuk Wisatawan Setalah Perayaan Kawalu 

Area Baduy Dalam Buka Lagi untuk Wisatawan Setalah Perayaan Kawalu 

Travel Update
5 Wisata di Bandung Barat, Ada Danau hingga Bukit

5 Wisata di Bandung Barat, Ada Danau hingga Bukit

Jalan Jalan
Aktivitas Bandara Sam Ratulangi Kembali Normal Usai Erupsi Gunung Ruang 

Aktivitas Bandara Sam Ratulangi Kembali Normal Usai Erupsi Gunung Ruang 

Travel Update
5 Cara Motret Sunset dengan Menggunakan HP

5 Cara Motret Sunset dengan Menggunakan HP

Travel Tips
Harga Tiket Masuk Balong Geulis Cibugel Sumedang

Harga Tiket Masuk Balong Geulis Cibugel Sumedang

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com